Kamis, 19 Agustus 2021

ESSAY PERJALANAN HIDUP

ESSAY PERJALANAN HIDUP SETELAH MENEMPUH PENDIDIKAN SMA 

ESSAY

KELOMPOK 13 PIRACETAM

NAMA            : DELVIKA NUR VINDYANI

NIM                : P1337420621018

PRODI            : SARJANA TERAPAN NERS KEPERAWATAN SEMARANG

PERJALANANKU DARI SMA KE KULIAH

    Perjalanan hidup adalah proses perjuangan tanpa henti, ditaburi mimpi, diisi dengan tekad, dinyatakan dengan berani bertindak.  Dan karena hidup adalah sebuah perjalanan, maka tugas kita hanya berjalan dan terus berjalan, hingga kita sampai di tempat tujuan. Setiap moment yang kita lewati merupakan hal yang sangat berharga, maka dari itu, kita harus menghargai proses dan mensyukuri apa yang telah kita lewati dan kita dapat. 

    Hallo teman-teman semua nya. Salam sehat. Tetap semangat menjalani hari dan jangan lupa untuk tetap mematuhi protocol kesehatan ya. Sebelum saya bercerita mengenai perjalanan hidup saya setelah menempuh pendidikan SMA menuju ke perkuliahan, saya akan sedikit berkenalan terlebih dahulu. Karena kata orang, tak kenal maka gapapa. Maksud saya tak kenal maka tak sayang. Perkenalkan, saya Delvika nur vindyani biasa dipanggil Vika. Saya tinggal disebuah desa yang berada pada salah satu gunung di kota semarang. Saya merupakan seorang manusia bernyawa yang lahir pada 9 0ktober 2002 di Kota Semarang, saya lahir dari Rahim seorang ibu yang hebat. Saya merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Sedari kecil saya bercita-cita menjadi seorang tenaga kesehatan.

          Saya adalah lulusan dari SMAN 12 Semarang tahun 2021. Semasa SMA saya merasa kurang asik karena adanya pandemi ini. Semua nya serba online. Belanja online, belajar online,bahkan praktikum pun juga online. Saya merasa tidak nyaman dengan segala per-online an ini, karena saya tinggal di pegunungan yang tentunya terkendala sinyal. Saat semuanya mewajibkan zoom tanpa toleransi, sejujurnya saya sedih dan takut. Sedih karena tidak bisa menyimak materi dengan tenang karena sering keluar masuk zoom. Takut jika dimarahin atau bahkan tidaak diberi nilai. Tapi dari situ lah saya belajar bahwa jika kita ingin menggapai apa yang kita inginkan, kita harus berjuang dan berkorban.

          Saat kelas 12 pendidikan SMA, saya sangat kebingungan mengenai pemilihan jurusan pada perkuliahan karena kedua orang tua saya berbeda pendapat dan bersikeras dengan pendapatnya masing-masing. Saya mencoba untuk memikirkan bik-baik saya akan masuk ke jurusan apa dan dimana.

          Setelah sekian bulan terlewat, akhirnya dibukalah pendaftaran masuk perguruan tinggi. Ada banyak sekali jalur masuk perguruan tinggi seperti snmptn,sbmptn, snmpn, sbmpn, mandiri, dan sebagainya. Karena saya tidak mendapatkan Snmptn, maka saya harus mendaftarkan diri pada jalur sbmptn melalui website yang telah disediakan. Namun saya belum memilih universitas mana dan program studi apa karena sejujurnya saya masih sangat bimbang.

          Kemudian, saya mencoba berdiskusi lagi dengan orang tua saya mengenai program studi dengan prospek pekerjaan yang banyak. Saya sudah menentukan pilihan saya pada Program study keperawatan. Disitu orang tua saya berkali-kali bertanya untuk meyakinkan saya, apakah saya benar-benar siap dengan program study yang saya pilih tersebut, bagaimanapun program studi yang berhubungan langsung dengan masyarakat itu berat. Tapi saya yakin bahwa memang inilah jalan saya, jalan karir saya. Dari situ kemudian saya mencari informasi mengenai program studi keperawatan tersebut ke saudara saya yang sedang menempuuh pendidikan keperawatan, ke tetangga saya yang sudah bekerja menjadi perawat, dan mencari informasi pada website-website.

         

          Setelah saya mendapat informasi yang cukup, saya sudah yakin saya akan menempuh pendidikan di politeknik kesehatan kemenkes Semarang. Saya mendaftar jalur PMDP. Saya mulai memenuhi persyaratan untuk mendaftar, seperti scan rapor, registrasi, surat rekomendasi, surat dari orangtua, foto, tes kesehatan, dll. Tahap pertama merupakan seleksi akademik seperti memasukkan nilai dan sertifikat, serta memasukkan data diri yang dibutuhkan untuk mendaftar. Setelah itu saya  harus menunggu beberapa minggu untuk hasil pengumuman tahap 1. Pada saat pengumuman tahap 1 keluar, saya sangat senang karena tertera bahwa saya lolos tahap 1 PMDP, dan harus melanjutkan ke tahap 2, yaitu tahap tes kesehatan. Saya melakukan tes kesehatan di praktik dokter terdekat. Etelah saya mengupload hasil tes kesehatan, saya juga menunggu beberapa minggu untuk mendapatkan hasil pengumumannya. Disitu saya merasa pesimis, apakah mungkin saya bisa masuk ke politeknik kesehatan kementrian kesehatan semarang, apakah mungkin saya bisa lolos tahap ini. Beberapa bulan sudah berlalu, saatnya menunggu hasil pengumuman. Sangat berdebar debar karena takut jika saya tidak berhasil. Saya membuka web dengan selalu membaca doa. Dan, Alhamdulillah saya diterima di Poltekkes kemenkes Semarag pada prodi Sarjana terapan keperawatan semarang dan profesi ners. Saya sangat bahagia hingga saya menangis terharu, akhirnya saya bisa selangkah lebih maju untuk meraih cita-cita saya. Barakallah. Kemudian saya mengurus administrasi dan saya dinyatakan sebagai mahasiswa baru poltekkes kemenkes semarang.

          Setelah pengumuman tersebut, tidak ada kegiatan apapun selama 3 bulan karena untuk perkenalan kampus mahasiswa baru harus menunggu pengumuman jalur SIMAMA dan Mandiri. Saya gunakan waktu kosong saya untuk kerja parttime disebuah toko. 3 bulan berlalu, akhirnya saya akan dihadapkan degan PKKMB / pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru. Sebelum itu dimulai, kami para mahasiswa baru diberikan Juklak dan Juknis untuk penugasan penugasan serta peraturan untuk mengikuti PKKMB tersebut. Acara itu dilakukan melalui zoom meeting dan untuk Pusat karena calon Mahasiswa Baru yang sangat banyak, setiap prodi dibagi untuk perwakilan yang mengikuti di Zoom Meeting dan yang lainnya mengikuti dengan Youtube Streaming yang akan dishare waktu PKKMB Pusat berlangsung.  Dari pkkmb, kita bisa belajar bagaimana cara menghargai orang, disiplin, bagaimana cara sopan santun, bertanggung jawab, dan bisa fokus dalam segala hal. Karena PKKMB itu adalah syarat untuk kita bisa resmi menjadi Mahasiswa Baru di Kampus Poltekkes Kemenkes Semarang.

    Setelah diadakannya PKKMB, kami langsung mendapat jadwal mata kuliah yang akan kami lalui selama 1 semester. Perkuliahan ini juga dilakukan secara daring. Tidak terasa sudah beberapa minggu saya mengikuti perkuliahan dengan tugas dan peraturannya yang membuat saya harus bisa mengatur jadwal membagi waktu dan membuat skala proritas agar semuanya lebih mudah.

    Kejarlah apa yang kamu inginkan. Jika gagal jangan menyerah, karena tuhan memiliki skenario terbaik untuk kita. berusaha semaksimal mungkin dan terus berdoa, percaya pada proses. semangat!

Sekian dari saya, terimakasih teman-teman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar