Kamis, 07 Desember 2017

LORONG WAKTU



                                                    



          Hari minggu yang cerah , aku dan kedua sahabatku Olive dan Karina , berjalan – jalan pada satu tempatwisata hutan pinus .Kami mengelilingi hutan pinus dan melihat pemandangan yag bagus di gardu pandang . Ketika kami akan menuju gardu pandang sebelah selatan, tiba – tiba Bluuumm!!!!!  Entah kenapa kami bisa masuk kedalam lobang itu.

          Saat kami keluar dari lobang itu kami berada di sebuah desa yang masih sangt asri dan masyarakatnya masih suka bergotog royong . Ternyata kami terlempar 40 tahun di masa lalu. Kami berjalan – jalan menikmati udara segar dan kearifan masyarakat tersebut. Lalu sampailah kami pada rumah seorang nenek – nenek. ‘’ permisi nek, nenek mau kemana  siang – siang begini ?  Tanyaku dengan sopan . ‘’ oh nenek mau ke hutan cari kayu bakar nak .’’...  ‘’ boleh kami ikut nek ? kata karina dengan sangat bersemangat ‘’ ayo cepat kita berangkat nanti keburu terik ‘’ Dengan cepat aku , karina dan olive m engikuti nenek ke hutan.gugup

          Saat kami akan berjalan ke arah utara tiba – tiba seberkas cahaya mengikuti tubuh kami da membawa kami pergi entah ke mana .  Bruuuk !  kami terjatuh di laboratorium , 3 orang ilmuwan wanita yang cantik bernama Chelse , olive dan karina yang tak lain adalah diri mereka ketika mereka dewasa .

‘’ chelse itu kita saat kita dewasa ‘’ kata olive ‘’ kurasa , jawabku,’’  Hai , selamat datang di sini, bukankah kamu diriku 25 tahun yang lalu?  Tanya ilmuwan yang bernama Chelse itu . ‘’ kurasa iya ‘’jawabku  dengan gugup. Kami di ajak jalan – jalan dengan sebuah mobil yang sangat modern.

         Ternyata di luar sana udara sangat kotor dan banyak sampah, kehidupan mereka pun saling cuek, ‘’inikah desaku di masa depan ?’’ tanyaku . ‘’ ya ‘’ jawab ilmuwan itu singkat , saat kami kembali ke laboratorium ternyata tanaman yang di tanam sudah hampir tumbuh ‘’hmmm  bagaimana jika kita melakukan daur ulang sampah reboisasi dan penyuluhan , kata karina “ ya , kami setuju’’  balas 3 ilmuwan itu dengan sangat gembira.

         Setelah kurang lebih 2 jam, kami selesai dengan persiapan – persiapankami . tiba – tiba kami kembali tersedot ke lobang yang sangat gelap, hingga seberkas cahaya muncul dan menyilaukan mata kami, kami sampai di sebuah tempat yang sangat asri dan udara ya segar.

         Kami pun turun ke daerah pemukiman  ‘’ wow sangat modern ‘’ kata Olive ‘’ ya ‘’ jawabku dan karina bersamaan ‘’ hai , terima kasih atas bantuan kalian usahaku dan ke 2 sahabatku , Olive dan Karina berhasil ‘’ kata seorang wanita yang sudah agak tua ‘’ ya , itu tugas kami , kata Karina .
         Lalu kami di ajak makan siang di rumah ilmuwan itu, memang 3 ilmuwan itu tinggal tinggal di rumh yang sama , kami di perkenalkan  dengan keluarga ilmuwan ‘’ehmm terima kasih ya atas makan siangnya ,’’ kataku malu – malu , ‘’ ya nggak apa – apa kami kami justru sangat senang ‘’ timpal salah satu ilmuwan yang bernama Olive itu .

         Taman di daerah itu sangat indah , kami berjalan – jalan di sana , sampai pada saat kami berjalan ke arah timur , kami bertiga tiba – tiba di lingkupi oleh seberkas cahaya dan kamipun segera mengucapkan perpisahan  ‘’ berjanjilah bahwa kalian akan menjaga lingkungan kalian anak – anak ‘’ kata ke 3 ilmuwan itu . ‘’baiklah ‘’ kata kami bertiga dengan kompak .

          Bruuuk!!!!  Kami terjatuh di hutan pinus itu, ternyata sudah lima jam kami di ajak jalan – jalan oleh waktu ,’’ ayo kita tepati janji kita pada ke 3 ilmuwan itu ‘’ kataku penuh semangat  ‘’ ayooo ‘’ kata Karina dan Olive penuh dengan semangat .

                                                     Selesai