Hari minggu yang cerah , aku dan
kedua sahabatku Olive dan Karina , berjalan – jalan pada satu tempatwisata
hutan pinus .Kami mengelilingi hutan pinus dan melihat pemandangan yag bagus di
gardu pandang . Ketika kami akan menuju gardu pandang sebelah selatan, tiba –
tiba Bluuumm!!!!! Entah kenapa kami bisa
masuk kedalam lobang itu.
Saat kami keluar dari lobang itu kami
berada di sebuah desa yang masih sangt asri dan masyarakatnya masih suka
bergotog royong . Ternyata kami terlempar 40 tahun di masa lalu. Kami berjalan
– jalan menikmati udara segar dan kearifan masyarakat tersebut. Lalu sampailah
kami pada rumah seorang nenek – nenek. ‘’ permisi nek, nenek mau kemana siang – siang begini ? Tanyaku dengan sopan . ‘’ oh nenek mau ke
hutan cari kayu bakar nak .’’... ‘’
boleh kami ikut nek ? kata karina dengan sangat bersemangat ‘’ ayo cepat kita
berangkat nanti keburu terik ‘’ Dengan cepat aku , karina dan olive m engikuti
nenek ke hutan.gugup
Saat kami akan berjalan ke arah utara
tiba – tiba seberkas cahaya mengikuti tubuh kami da membawa kami pergi entah ke
mana . Bruuuk ! kami terjatuh di laboratorium , 3 orang
ilmuwan wanita yang cantik bernama Chelse , olive dan karina yang tak lain
adalah diri mereka ketika mereka dewasa .
‘’ chelse
itu kita saat kita dewasa ‘’ kata olive ‘’ kurasa , jawabku,’’ Hai , selamat datang di sini, bukankah kamu
diriku 25 tahun yang lalu? Tanya ilmuwan
yang bernama Chelse itu . ‘’ kurasa iya ‘’jawabku dengan gugup. Kami di ajak jalan – jalan dengan
sebuah mobil yang sangat modern.
Ternyata di luar sana udara sangat
kotor dan banyak sampah, kehidupan mereka pun saling cuek, ‘’inikah desaku di
masa depan ?’’ tanyaku . ‘’ ya ‘’ jawab ilmuwan itu singkat , saat kami kembali
ke laboratorium ternyata tanaman yang di tanam sudah hampir tumbuh ‘’hmmm bagaimana jika kita melakukan daur ulang
sampah reboisasi dan penyuluhan , kata karina “ ya , kami setuju’’ balas 3 ilmuwan itu dengan sangat gembira.
Setelah kurang lebih 2 jam, kami selesai
dengan persiapan – persiapankami . tiba – tiba kami kembali tersedot ke lobang
yang sangat gelap, hingga seberkas cahaya muncul dan menyilaukan mata kami,
kami sampai di sebuah tempat yang sangat asri dan udara ya segar.
Kami pun turun ke daerah
pemukiman ‘’ wow sangat modern ‘’ kata
Olive ‘’ ya ‘’ jawabku dan karina bersamaan ‘’ hai , terima kasih atas bantuan
kalian usahaku dan ke 2 sahabatku , Olive dan Karina berhasil ‘’ kata seorang
wanita yang sudah agak tua ‘’ ya , itu tugas kami , kata Karina .
Lalu kami di ajak makan siang di rumah
ilmuwan itu, memang 3 ilmuwan itu tinggal tinggal di rumh yang sama , kami di
perkenalkan dengan keluarga ilmuwan
‘’ehmm terima kasih ya atas makan siangnya ,’’ kataku malu – malu , ‘’ ya nggak
apa – apa kami kami justru sangat senang ‘’ timpal salah satu ilmuwan yang
bernama Olive itu .
Taman di daerah itu sangat indah ,
kami berjalan – jalan di sana , sampai pada saat kami berjalan ke arah timur ,
kami bertiga tiba – tiba di lingkupi oleh seberkas cahaya dan kamipun segera
mengucapkan perpisahan ‘’ berjanjilah
bahwa kalian akan menjaga lingkungan kalian anak – anak ‘’ kata ke 3 ilmuwan
itu . ‘’baiklah ‘’ kata kami bertiga dengan kompak .
Bruuuk!!!! Kami terjatuh di hutan pinus itu, ternyata
sudah lima jam kami di ajak jalan – jalan oleh waktu ,’’ ayo kita tepati janji
kita pada ke 3 ilmuwan itu ‘’ kataku penuh semangat ‘’ ayooo ‘’ kata Karina dan Olive penuh
dengan semangat .
Selesai








