ESSAY PERJALANAN HIDUP SETELAH MENEMPUH PENDIDIKAN SMA
ESSAY
KELOMPOK 13 PIRACETAM
NAMA : DELVIKA NUR VINDYANI
NIM : P1337420621018
PRODI : SARJANA TERAPAN NERS KEPERAWATAN SEMARANG
PERJALANANKU DARI SMA KE KULIAH
Perjalanan hidup adalah proses perjuangan tanpa henti, ditaburi mimpi, diisi dengan tekad, dinyatakan dengan berani bertindak. Dan karena hidup adalah sebuah perjalanan, maka tugas kita hanya berjalan dan terus berjalan, hingga kita sampai di tempat tujuan. Setiap moment yang kita lewati merupakan hal yang sangat berharga, maka dari itu, kita harus menghargai proses dan mensyukuri apa yang telah kita lewati dan kita dapat.
Hallo teman-teman semua nya. Salam sehat. Tetap
semangat menjalani hari dan jangan lupa untuk tetap mematuhi protocol kesehatan
ya. Sebelum saya bercerita mengenai perjalanan hidup saya setelah menempuh
pendidikan SMA menuju ke perkuliahan, saya akan sedikit berkenalan terlebih
dahulu. Karena kata orang, tak kenal maka gapapa. Maksud saya tak kenal maka
tak sayang. Perkenalkan, saya Delvika nur vindyani biasa dipanggil Vika. Saya tinggal
disebuah desa yang berada pada salah satu gunung di kota semarang. Saya
merupakan seorang manusia bernyawa yang lahir pada 9 0ktober 2002 di Kota
Semarang, saya lahir dari Rahim seorang ibu yang hebat. Saya merupakan anak
pertama dari 3 bersaudara. Sedari kecil saya bercita-cita menjadi seorang
tenaga kesehatan.
Saya adalah lulusan dari SMAN 12
Semarang tahun 2021. Semasa SMA saya merasa kurang asik karena adanya pandemi ini.
Semua nya serba online. Belanja online, belajar online,bahkan praktikum pun
juga online. Saya merasa tidak nyaman dengan segala per-online an ini, karena
saya tinggal di pegunungan yang tentunya terkendala sinyal. Saat semuanya
mewajibkan zoom tanpa toleransi, sejujurnya saya sedih dan takut. Sedih karena
tidak bisa menyimak materi dengan tenang karena sering keluar masuk zoom. Takut
jika dimarahin atau bahkan tidaak diberi nilai. Tapi dari situ lah saya belajar
bahwa jika kita ingin menggapai apa yang kita inginkan, kita harus berjuang dan
berkorban.
Saat kelas
12 pendidikan SMA, saya sangat kebingungan mengenai pemilihan jurusan pada
perkuliahan karena kedua orang tua saya berbeda pendapat dan bersikeras dengan
pendapatnya masing-masing. Saya mencoba untuk memikirkan bik-baik saya akan
masuk ke jurusan apa dan dimana.
Setelah
sekian bulan terlewat, akhirnya dibukalah pendaftaran masuk perguruan tinggi. Ada
banyak sekali jalur masuk perguruan tinggi seperti snmptn,sbmptn, snmpn, sbmpn,
mandiri, dan sebagainya. Karena saya tidak mendapatkan Snmptn, maka saya harus
mendaftarkan diri pada jalur sbmptn melalui website yang telah disediakan. Namun
saya belum memilih universitas mana dan program studi apa karena sejujurnya
saya masih sangat bimbang.
Kemudian,
saya mencoba berdiskusi lagi dengan orang tua saya mengenai program studi
dengan prospek pekerjaan yang banyak. Saya sudah menentukan pilihan saya pada
Program study keperawatan. Disitu orang tua saya berkali-kali bertanya untuk
meyakinkan saya, apakah saya benar-benar siap dengan program study yang saya
pilih tersebut, bagaimanapun program studi yang berhubungan langsung dengan masyarakat
itu berat. Tapi saya yakin bahwa memang inilah jalan saya, jalan karir saya. Dari
situ kemudian saya mencari informasi mengenai program studi keperawatan
tersebut ke saudara saya yang sedang menempuuh pendidikan keperawatan, ke
tetangga saya yang sudah bekerja menjadi perawat, dan mencari informasi pada
website-website.
Setelah
saya mendapat informasi yang cukup, saya sudah yakin saya akan menempuh
pendidikan di politeknik kesehatan kemenkes Semarang. Saya mendaftar jalur
PMDP. Saya mulai memenuhi persyaratan untuk mendaftar, seperti scan rapor,
registrasi, surat rekomendasi, surat dari orangtua, foto, tes kesehatan, dll. Tahap
pertama merupakan seleksi akademik seperti memasukkan nilai dan sertifikat,
serta memasukkan data diri yang dibutuhkan untuk mendaftar. Setelah itu
saya harus menunggu beberapa minggu
untuk hasil pengumuman tahap 1. Pada saat pengumuman tahap 1 keluar, saya
sangat senang karena tertera bahwa saya lolos tahap 1 PMDP, dan harus
melanjutkan ke tahap 2, yaitu tahap tes kesehatan. Saya melakukan tes kesehatan
di praktik dokter terdekat. Etelah saya mengupload hasil tes kesehatan, saya
juga menunggu beberapa minggu untuk mendapatkan hasil pengumumannya. Disitu saya
merasa pesimis, apakah mungkin saya bisa masuk ke politeknik kesehatan
kementrian kesehatan semarang, apakah mungkin saya bisa lolos tahap ini. Beberapa
bulan sudah berlalu, saatnya menunggu hasil pengumuman. Sangat berdebar debar
karena takut jika saya tidak berhasil. Saya membuka web dengan selalu membaca
doa. Dan, Alhamdulillah saya diterima di Poltekkes kemenkes Semarag pada prodi
Sarjana terapan keperawatan semarang dan profesi ners. Saya sangat bahagia
hingga saya menangis terharu, akhirnya saya bisa selangkah lebih maju untuk
meraih cita-cita saya. Barakallah. Kemudian saya mengurus administrasi dan saya
dinyatakan sebagai mahasiswa baru poltekkes kemenkes semarang.
Setelah
pengumuman tersebut, tidak ada kegiatan apapun selama 3 bulan karena untuk
perkenalan kampus mahasiswa baru harus menunggu pengumuman jalur SIMAMA dan
Mandiri. Saya gunakan waktu kosong saya untuk kerja parttime disebuah toko. 3
bulan berlalu, akhirnya saya akan dihadapkan degan PKKMB / pengenalan kehidupan
kampus mahasiswa baru. Sebelum itu dimulai, kami para mahasiswa baru diberikan
Juklak dan Juknis untuk penugasan penugasan serta peraturan untuk mengikuti
PKKMB tersebut. Acara itu dilakukan melalui zoom meeting dan untuk Pusat karena
calon Mahasiswa Baru yang sangat banyak, setiap prodi dibagi untuk perwakilan
yang mengikuti di Zoom Meeting dan yang lainnya mengikuti dengan Youtube
Streaming yang akan dishare waktu PKKMB Pusat berlangsung. Dari pkkmb, kita bisa belajar bagaimana cara
menghargai orang, disiplin, bagaimana cara sopan santun, bertanggung jawab, dan
bisa fokus dalam segala hal. Karena PKKMB itu adalah syarat untuk kita bisa
resmi menjadi Mahasiswa Baru di Kampus Poltekkes Kemenkes Semarang.
Setelah
diadakannya PKKMB, kami langsung mendapat jadwal mata kuliah yang akan kami
lalui selama 1 semester. Perkuliahan ini juga dilakukan secara daring. Tidak terasa
sudah beberapa minggu saya mengikuti perkuliahan dengan tugas dan peraturannya
yang membuat saya harus bisa mengatur jadwal membagi waktu dan membuat skala
proritas agar semuanya lebih mudah.
Kejarlah apa yang kamu inginkan. Jika gagal jangan menyerah, karena tuhan memiliki skenario terbaik untuk kita. berusaha semaksimal mungkin dan terus berdoa, percaya pada proses. semangat!
Sekian dari saya, terimakasih teman-teman.






